Rabu, 20 November 2013
Seputar Manfaat Mentimun
Seputar manfaat ketimun - Ketimun atau mentimun (Curcumis sativus, C. melo, C. citrullus) adalah anggota keluarga dari Labu (Curcurbitaceae), juga masih berkerabat dengan melon. Nama genus curcumis berasal dari bahasa latin yang berarti Labu. Berasal dari India dan Mesir, mentimun merupakan sayuran populer di antara orang Yunani dan Romawi kuno.

Ketimun sedikit pahit, dingin, dan basa. Ini membantu melarutkan kadar asam urat dan membantu dalam melarutkan batu ginjal. Kandungan silikon tinggi diyakini meningkatkan kesehatan kulit, kuku dan pertumbuhan rambut.
Ketimun sering menjadi terapi untuk mengobati jerawat, konjungtivitis, depresi, diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, penyakit pada gusi, kulit dan peradangan perut, sakit tenggorokan, kulit terbakar, dan
cacing pita. Makan ketimun benar-
benar dapat membantu menyegarkan di saat musim panas, membantu orang merasa "dingin". Tetapi untuk penderita diare tidak dianjurkan untuk makan mentimun dalam jumlah besar.
Meskipun dianggap tidak memiliki kandungan nutrisi yang banyak ( memiliki 95,6% air ), mentimun mengandung erepsin, sebuah enzim yang membantu mencerna protein dan membunuh cacing pita. Mentimun juga mengandung fosfor, potasium, silikon (di kulit), vitamin E, betakaroten, dan asam folat.
Mentimun bisa juga menjadi obat luar. Mentimun tumbuk diterapkan untuk mendinginkan luka bakar, sengatan tawon dan kaki bengkak karena lelah. Juga bisa diterapkan sebagai facial untuk jerawat dan kulit berkerut. Irisan mentimun dapat diterapkan untuk mata bengkak karena lelah, untuk mengurangi kemerahan pada mata dan peradangan.
Mentimun yang baik adalah yang berwarna hijau, hindari yang berwarna kuning terlalu matang. Mentimun komersial sering memiliki lilin pada kulit mereka, yang tidak boleh dimakan. Kulit organik dapat dikonsumsi karena kaya akan silikon dan klorofil.
Biji mentimun dianggap sebagai obat alami untuk mengusir cacing pita di saluran usus. Bahkan, biji mentimun juga dikenal bermanfaat sebagai anti inflamasi serta efektif dalam pengobatan pembengkakan selaput lendir (hidung) dan tenggorokan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar